Saturday, March 10, 2007

Skotel Makaroni


Boleh dibilang ini resep ini universal banget, karena semua orang yang udah pernah nyicip skotel ini pasti suka (he..he..he). Lain dengan skotel makaroni yang biasanya pake susu dan telur, skotel ini aku tambahkan kentang, jadinya lebih padat dan mengenyangkan. Bisa jadi snack atau kalau lagi males masak, Syahan dan Sandra aku kasih makan ini untuk makanan utama. Gizinya cukup, dan nyuapinnya juga gak susah. Kalau buat ayahnya sih, walaupun padat tapi tetap aja cuma jadi snack... Kata ayahnya sih kalau belum makan nasi namanya belum makan. Satu resep ini jadinya banyak banget. Kalau pakai pinggan/loyang kira kira ukuran 20x30. So kalau memang orang dirumahnya gak banyak bikin 1/2 resep aja.

Bahannya :
- 1 kg kentang, rebus dan haluskan
- 250 gr elbow macaroni, rebus sesuai petunjuk pada kemasan dan sisihkan
- 250 gr keju parut (aku selalu pakai cheddar yang masih utuh, diparut sendiri. Atau boleh juga pakai keju Tasty)
- 1 kaleng (340 gr) corned beef (untuk yang pengen lebih sehat boleh pakai 400 gr daging giling)
- susu cair secukupnya (tergantung dari kekentalan adonan)
- 3 butir telur
- 1 bawang bombay diiris halus
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt merica bubuk.
- Garam sesuai selera

Caranya :
- Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai transparan dan harum, kemudian tambahkan kornet atau daging giling, tumis sampai kornet/ daging matang tambahkan makaroni dan bumbui dengan garam dan merica (mericanya boleh ditambah sesuai selera). Angkat dari api.
- Di wadah lain campur kentang, susu dan telur sampai tercampur rata, kekentalan adonan kira kira seperti mashed potato tambahkan keju parut (sisakan sedikit buat taburan).
- Campurkan kedua adonan tadi sampai rata, dan ratakan ke atas pinggan tahan panas. Taburi dengan sisa keju parut.
- Bakar didalam oven selama 50 menit. Dinginkan selama 10 menit (supaya skotelnya gak buyar kalau dipotong) dan sajikan hangat bersama saus tomat atau saus sambal.

tips : boleh juga dibuat 3 lapisan (jadi seperti kroket panggang), letakkan 1/2 adonan kentang kemudian tuangkan tumisan makaroni dan lapisi kembali dengan sisa adonan kentang baru taburi keju parut dan dipanggang. Hasilnya jadi lebih cantik. Aku lebih prefer di campur karena rasanya jadi lebih mantap.

Tuesday, March 6, 2007

Puding Karamel

Resep ini aku dapat dari mamaku, kayaknya beliau dapet resep ini waktu aku masih SD dan tinggal di Timor Timur (sekarang Timor Leste). Puding ini manissss banget, sampai-sampai aku dan saudaraku pada bilang ini puding sakit gigi. Teksturnya lembut dan untuk variasi rasa dan menghilangkan bau amis telur yang jadi bahan utama biasanya aku suka pakai kopi instan, walaupun resep awalnya mama sering pakai parutan kulit jeruk sunkist atau lemon (tergantung selera atau mood aja).

Bahannya :
- 6 butir telur
- 1 kaleng susu kental manis
- 6 sdm gula pasir untuk karamel
- untuk rasa pilih salah satu : parutan 1 buah kulit jeruk sunkist, 1 buah kulit jeruk lemon atau 1 sdt bubuk kopi instan.

Caranya :
- Siapkan dandang untuk mengukus puding, letakkan pinggan/wadah tahan panas di dalam kukusan.
- Kocok telur sampai mengembang (tidak perlu sampai putih) lalu masukkan susu kental manis sambil terus diaduk dengan mixer, tambahkan 1 1/2 kaleng (gunakan kaleng susu kental manis tadi) air kedalam adonan dan aduk rata. Tambahkan kopi atau parutan kulit jeruk
- Untuk membuat karamel, panaskan gula diatas api kecil sampai cair, aduk sampai berubah warna menjadi coklat keemasan, hati hati jangan sampai hangus karena akan membuat puding menjadi pahit. Tuangkan kedalam wadah di kukusan.
- Tuangkan adonan puding diatas karamel gula. Tutup bagian atas puding dengan plastik atau piring supaya air kukusan tidak menetes keatas puding, lalu kukus kira2 45-50 menit, jika sudah matang dinginkan didalam loyang sampai benar2 dingin.
-Balik puding keatas piring saji (pilih yang agak dalam). Untuk mencairkan karamel yang masih lengket, masukkan air panas kedalam wadah bekas mengukus sambil diaduk2. Dan tuangkan keatas puding
-Dinginkan didalam kulkas, paling enak jika disajikan bersama buah segar yang bercita rasa agak asam (misalnya kiwi atau strawberry)

Monday, March 5, 2007

Cinnamon Cake



Resep ini hasil dari modifikasi resep ibu2 jaman dulu yang suka banget bikin marble cake. Waktu aku masih SMP ibuku sering harus menjamu orang dirumah, jumlah orangnya tuh bisa sedikit sampai bisa banyaaak banget. Dan tante Mar, tante Nur Sabil dan wak Omi yang suka ngebantuin ibuku pasti aja bikin marble cake. Resepnya tuh yang sederhana banget, cuma 1 bag gula, 1 bagian tepung, 1 bagian mentega dan 1 bagian telur diproses (mungkin awalnya dari resep pound cake yang semua bahannya memakai ukuran 1 pound (hampir 500 gr) ya?. Aku gak terlalu suka sih... karena agak kering, makanya untuk resep ini aku coba modifikasi beberapa hal yang bisa bikin kuenya gak kering dan aku senang banget sama wangi cinnamon dan nutmeg. Jadi aku tambahin deh ke resep ini.
Hasilnya... wah enak lho... Syahan aja yang gak suka cake jadi mau makan cake yang satu ini... Seneng deh. Cobain deh kalau percaya...he..he..he

Bahan2nya :
- 50 gr brown sugar + 200 gr icing sugar (kalau gak ada brown sugar, 250 gr icing sugar)
- 250 gr mentega/margarin
- 1 sdt vanilli extract
- 5 butir telur, pisahkan 3 putih telurnya di wadah lain
- 1 sdm coklat bubuk, 1 1/2 sdt cinnamon powder, 1 sdt nutmeg powder, 1 1/2 sdt baking
powder, tambahkan tepung terigu sehingga mencapai 250 gr atau 1 cup. Tambahkan 1/4 sdt
garam (kata orang tua jaman dulu supaya gak gagal..he..he..he)
- 150 ml susu kental manis.

Caranya :
- Olesi loyang (paling baik gunakan loyang yang bolong ditengahnya) dengan mentega dan taburi
dengan tepung sisihkan.
- Panaskan oven 175 derajat celcius
- Kocok 3 putih telur yang sudah dipisahkan sampai putih, sisihkan.
- Kocok mentega dan gula, tambahkan vanilli, terus kocok sampai adonan putih dan lembut
kemudian masukkan susu sedikit demi sedikit sampai tercampur rata.
- Masukkan telur satu persatu dan aduk kembali sampai rata dan adonan sedikit lebih
mengembang. Matikan mixer.
- Masukkan putih telur dan campuran tepung secara bergantian dalam masing2 2 tahap sampai
rata, tuangkan kedalam loyang dan bakar didalam oven sampai matang (aku gak punya
catatan waktunya berhubung kalau lagi bakar kue di oven nyambi berbenah, kira2 kalau pas
ditusuk dengan tusuk sate ditengahnya udah bersih berarti matang deh kuenya).
- Dinginkan kue diloyang, jika sudah dingin keluarkan dari loyang dan potong2. Sajikan.